Agen Slot, Nanatsu no Taizai sudah memasuki babak klimaks, di mana Meliodas mendapat rematch melawan Raja Iblis. (Kali ini Raja Iblis menggunakan badan Zeldoris).

Para Sins lain sih bertempur untuk menghalau para iblis.

Tapi gimana dengan Escanor? Sins yang satu ini sudah mengembalikan Sunshine (alasan dia bisa menjadi begitu kuat) ke Mael.

Dimulai dari bab 316, dan benar-benar ditonjolkan di bab 317, Escanor tetap memutuskan bertempur meski ia tidak lagi menjadi kekar.




Tentu saja, walau ia bisa memberi perlawanan berani, Escanor berujung dihajar habis-habisan oleh iblis.

Saat Escanor menjelang ajal, Mael muncul. Escanor lalu mengejutkan Mael dengan meminta meminjam Sunshine sekali lagi.





Mael mengungkap kalau tubuh manusia Escanor sudah berada di batas untuk menanggung beban Sunshine.

Mael memperhitungkan Escanor hanya bisa menanggung Sunshine sekali lagi. Setelah itu, walau dia bisa bertarung, Escanor hanya bisa beraksi sekali lagi.

Mael yakin setelah itu Escanor akan mati.

Meski Escanor terancam akan mati, Escanor lalu menunjukkan sisi kepahlawanannya dengan tidak takut menyambut kematiannya. Ia sudah bulat ingin meminjam Sunshine sekali lagi.

Nanatsu no Taizai 317 pun berakhir dengan Mael berjabat tangan dengan Escanor. Di panel terakhir, tangan yang menggenggam Mael adalah tangan kekar berotot.


Akankah Escanor Mati?


Pernah ada satu momen di mana diduga akan ada satu Sins mati: dalam pertempuran melawan Raja Iblis Meliodas.

Saat itu yang diduga bisa terbunuh adalah Ban, karena dia sebelumnya memberikan keabadiannya untuk memulihkan Elaine.

Namun pada akhirnya Ban masih baik-baik saja.

Kali ini, Escanor terancam akan mati hanya karena dia dipinjami Sunshine lagi.

Tapi akankah dia mati beneran? Saya sih menduga dia masih punya peluang diselamatkan lagi.

Namun kalau benar ternyata ada satu Sins yang tidak selamat dari cerita ini, sedih juga ya.

Share To:

Post A Comment: